di keremangan lampu taman
seorang bocah tegak di tengah
setengah lingkaran orang
baju rombengan
alas kertas sobekan
berisi rumus
dilipat tak rapi
kode periode ini
orang orang tertawa
dengar celotehnya
ngomongnya lancar
bak orang besar
kampanye kursi jabatan
berapa saja
kode kujual
usah sayang
keluarkan uang
tuk raih hadiah besar
si bocah ingusan
terus berdiplomasi
tawarkan sambil jalan terpincang
kode terjual habis
kau meminjam pena
di kertas rokok
kau tulis angka
sambil berkomat kamit
bacakan mantra
bagaikan kakek kempot (ompong)
makan
setengah sebelas
si bocah pergi
berlenggak lenggok
tinting rejeki

Tidak ada komentar:
Posting Komentar