Minggu, 04 Juni 2017

Shapa Rhako Rancha

° ramuan : Bam 'Ndk

riak sendu
selat sunda
parau
hambar rasa

kaki bukit
berjubah cemar
permai pudar

benak
rembang petang

sayup lolong
anjing jantan
serak
lalu kelu

sampur bersih
lelaki sebrang
terlempar

shapa rhako rancha
gamang

senandung madeunda
lintasi daun jendela
jala shapa rhako
daghta
mantra
reda rancha

aksara nirwana
wujudkan macan siluman
malam sakral
di jejak kerajaan Pajajaran

senandung madeunda
gema aksara nirwana
shapa rhako seccha
waccarana wira rancha

fajar ramadhan
roh kemilau
kunjungi hati

terkesima
gelisah
di tirai tingkap garisah

shapa rhako rancha
guyur puspa penawar
junubkan malam

henti
dan usailah
tinggam angkara
bunga murka

biarkan rebahan
bianglala sang juwita

rimba
mega
teduhi pasti

redupkan panas
debuan gurun



Kayangan

° ramuan : Bam 'Ndk

akhirnya
alam Pasundan
kuinjak

lintasi
hutan rindang
yg seram



curam jurang
pegunungan hijau
terjang mendung
gerimis impian

embun manis
bungaku segar

rekah
bungah
mojang ranum
mekar

halang pandang
terangkan jarak

malam indah
rindu kutuai

mari rajut
waktu yg lepas

perpisahan
jangan terulang

kidung cinta
mari dendangkan
wahai mojang pasundan
sayang

hawa segar
tarian camar
aneka kembang

kayangan kita
kasi hias
sewajarnya


Senin, 29 Mei 2017

Dara Udara Sekar Samar

° ramuan : Bam 'Ndk

raganya nanar
terbakar rembulan spasi

serpihan nafas
tersungkur
di keranda awan

lagu gambus
nazar liar
kidung kuburan
sinden mayat

tahlil di bathin

dara udara
pukau indah
tegur darah

saudara kembarnya
berkelana
di alam jiran

harum magis
hawa mistis
sekar samar
halimun subuh

kasmaran ganjil

kilasan rasa
hamparan embun
sketsa jiwa
lengkungan pelangi

dara udara
sekar samar
setaman bunga
wangi tujuh rupa

karya Dzat Perawan
aneka ragam
tercerna indra
nda' kasatmata

kenduri rindu
terendap
di hajatan angan

anugerah fana
bukan bangkai
di kunarfanya

kelelawar
pengawal bulan

dara udara
sekar samar
balada janggal






Minggu, 21 Mei 2017

Kembang Bathin Ronce Sukma

° ramuan : Bam 'Ndk

tengah aku bimbang
engkau datang
bawa oleh oleh
kembang bathin ronce sukma

senyuman kasihmu dik
guyuri dahagaku
indah belai sayangmu
elus rindu
sentuh haru

nikmati malam genit
temani cari duit
kisahkan rasa hati
usaikan terang sinar surya

semarak hari
atas hadirmu
benak_ku lapang
jiwaku tenang

perhatianmu dik
manjakan rasa
berat lepaskan
antar kau pulang




sebentar
tak sampai seminggu
kau nginap di rumahku
walau sesingkat itu
bahagia ikut aku

seuntai kalung perak
kau tinggal
s'bagai gantimu
janji
kau kan datang lagi

wahai adik
kau kutunggu

semoga saja dik
duka
tak menampar kita

Tuan & Nyonya 'Ndk








° ramuan : Bam 'Ndk

dari benihmu
aku hadir
dari rahim_mu
aku lahir

dua insani
pusaran nadi

untaian tangan
menyulam raga
beritahukan bertutur kata
ajarkan aku
melangkah satu

aku telah besar
adalah kasih
jiwa terelus
sayu hati

terima kasih
atas belaimu

gundah
perasaanku
kala kusadari
tanganku belum mampu
di atas tanganmu

kisruh
jiwaku
kala kudapati
warna memburam
di tanggamu
 
engkau lelaki
aku kagumi

aku kasihi
engkau wanita

sungkem padamu
ini hormatku

sembah sujudku
seorang ananda


Rentan

° ramuan : Bam 'Ndk

tangguhnya kepal
yg engkau ayunkan
merobohkan kelam
yg tempo hari
hampir membenamkan

kencangnya lari
yg engkau pacukan
habiskah hatimu
dan tak peduli lagikah
engkau

tertinggalnya jejak
kemerlap
kau suguhkan kini
itukah awal kemenanganmu
ataukah
itu akhir dari kelembutan
hatimu

mampukah engkau
memperhitungkan jawabannya
agar kami tak gentar
di akhir itu
dan di awalnya


bercak hitam
yg dulu
memang telah terhapuskan
sungguh ngeri dan nyeri
jika itu kambuh kembali

takutku
apabila warna asli kita
pudar
dengan hamparan cara
jika lengah
itu kan nyata






4 Nyawa Tua


° ramuan : Bam 'Ndk

bapak tua
mata lapis kaca
petik dawai kecapi papa

seruling
merintih pilu
ditiup lelaki
usia senja

suara ibu
menegur kalbu
alunkan tembang kota Kembang

di sela itu
bapak yg satu
gemetar
gesek biola kusam

4 nyawa tua
penjaja suara
buka arena di taman
depan palaguna

3 pengiring
seorang pesinden
sambung nyawa
dari mengamen

Tanggung

° ramuan : Bam 'Ndk

bulan
manis dan rupawan
kala kau ada
di kamarku

memandang lelapmu
dalam belaiku
nikmati desahan nafas
dendang beludru

kau terjaga
isyaratkan itu
usik hasrat
tuk sembahkan cumbu

kita giring malam
dalam pagutan
rintihan manja
gelitik nafsuku

hey mentari
ulur terbitmu
selimuti sinar bengismu

biarkan malam
panjangkan gelapnya
biarkan kami
menuntaskan kehangatan

cumbu rayu kami
masih tanggung
mentari sayang




Jumat, 19 Mei 2017

Rangkailah

° ramuan : Bam 'Ndk

ma'afkan kasih
aku harus kembali
malam mulai tinggi
aku mohon diri

selamat bobo' kasih
mimpikan aku
resapi kecup mesraku
di jidatmu

kala engkau terbangun
di esok pagi
sambut cerah mentari
dengan riang hati

kasih simpan mimpimu
di bilik kalbu
jangan engkau paparkan
usah ceritakan

rangkailah
dengan indah
kembang tidurmu kasih
seindah sulaman kita
dihias figura cantik

kekasih
kutegaskan padamu
cinta kita bukan ilusi
walau tidurmu
ditabur mimpi

taukah kau kasih
maksud di hati
ku tak mau
mimpi indahmu
jadi kode judi

dewasa ini kasih
menjamur perumus mimpi
ingin jadi jutawan
lewat jaur hayalan




Kamis, 18 Mei 2017

Fantasi

° ramuan : Bam 'Ndk

andai menang undian
kan kubangun
rumah mewah

di sekeliling ada taman
dan dansa air pancuran

tiga orang koki
kugaji
tuk layani aku
tuk rawat rumahku

di ruangan tengah
kurancang bar pribadi mewah
kubeli meubel indah
kulkas video & tv

baby benz di garasi
buat nampang
tuk cari do'i
dara murni yg seksi

lamunan tingkat tinggi
seorang penganggur
tarif kerja tinggi
tak ada bakat jadi pencuri

cari nafkah susah
coba lari ke alam mimpi
sandarkan rejeki
di kertas kupon

ballpoint & notes
tak lekang dari kantong
kumpul di kedai kopi
turunkan rumus
bak profesor

tawamu nyaring
kala muncul
kepala & ekor

senyum_mu berbinar
bayangkan uang



LingLung

° ramuan : Bam 'Ndk

di keremangan lampu taman
seorang bocah tegak di tengah
setengah lingkaran orang

baju rombengan
alas kertas sobekan
berisi rumus
dilipat tak rapi
kode periode ini

orang orang tertawa
dengar celotehnya
ngomongnya lancar
bak orang besar
kampanye kursi jabatan

berapa saja
kode kujual
usah sayang
keluarkan uang
tuk raih hadiah besar

si bocah ingusan
terus berdiplomasi
tawarkan sambil jalan terpincang

kode terjual habis
kau meminjam pena
di kertas rokok
kau tulis angka

sambil berkomat kamit
bacakan mantra
bagaikan kakek kempot (ompong)
makan

setengah sebelas
si bocah pergi
berlenggak lenggok
tinting rejeki





Kenangan Mungil

° ramuan : Bam 'Ndk

suara rinduku
bisikan sesuatu
ingin berkumpul kembali

bersenda gurau
dan berteka teki
merenda hari
dengan riang hati

di bangku teras
duduk berdua
mengisi malam
dengan cerita

diintip bulan
yg bergantung di langit

dan jarum waktu
tunjukan untuk pamit

kenangan mungil
namun bernas bagiku
berdiri kokoh
dalam ingatanku

bukan bohong manis
jika aku berkata
aku takut
kehilangan guraumu

kenangan itu
terindah bagiku
kan kujenguk
dan kurengkuh
dirimu