BaN : Bam 'Ndk
🎼prasasti suara aksara Bam 'Ndk🎶
Jumat, 10 April 2026
Minggu, 04 Juni 2017
Shapa Rhako Rancha
° ramuan : Bam 'Ndk
riak sendu
selat sunda
parau
hambar rasa
kaki bukit
berjubah cemar
permai pudar
benak
rembang petang
sayup lolong
anjing jantan
serak
lalu kelu
sampur bersih
lelaki sebrang
terlempar
shapa rhako rancha
gamang
senandung madeunda
lintasi daun jendela
jala shapa rhako
daghta
mantra
reda rancha
aksara nirwana
wujudkan macan siluman
malam sakral
di jejak kerajaan Pajajaran
senandung madeunda
gema aksara nirwana
shapa rhako seccha
waccarana wira rancha
fajar ramadhan
roh kemilau
kunjungi hati
terkesima
gelisah
di tirai tingkap garisah
shapa rhako rancha
guyur puspa penawar
junubkan malam
henti
dan usailah
tinggam angkara
bunga murka
biarkan rebahan
bianglala sang juwita
rimba
mega
teduhi pasti
redupkan panas
debuan gurun
riak sendu
selat sunda
parau
hambar rasa
kaki bukit
berjubah cemar
permai pudar
benak
rembang petang
sayup lolong
anjing jantan
serak
lalu kelu
sampur bersih
lelaki sebrang
terlempar
shapa rhako rancha
gamang
senandung madeunda
lintasi daun jendela
jala shapa rhako
daghta
mantra
reda rancha
aksara nirwana
wujudkan macan siluman
malam sakral
di jejak kerajaan Pajajaran
senandung madeunda
gema aksara nirwana
shapa rhako seccha
waccarana wira rancha
fajar ramadhan
roh kemilau
kunjungi hati
terkesima
gelisah
di tirai tingkap garisah
guyur puspa penawar
junubkan malam
henti
dan usailah
tinggam angkara
bunga murka
biarkan rebahan
bianglala sang juwita
rimba
mega
teduhi pasti
redupkan panas
debuan gurun
Kayangan
° ramuan : Bam 'Ndk
akhirnya
alam Pasundan
kuinjak
lintasi
hutan rindang
yg seram
curam jurang
pegunungan hijau
terjang mendung
gerimis impian
embun manis
bungaku segar
rekah
bungah
mojang ranum
mekar
halang pandang
terangkan jarak
malam indah
rindu kutuai
mari rajut
waktu yg lepas
perpisahan
jangan terulang
kidung cinta
mari dendangkan
wahai mojang pasundan
sayang
hawa segar
tarian camar
aneka kembang
kayangan kita
kasi hias
sewajarnya
akhirnya
alam Pasundan
kuinjak
lintasi
hutan rindang
yg seram
curam jurang
pegunungan hijau
terjang mendung
gerimis impian
embun manis
bungaku segar
rekah
bungah
mojang ranum
mekar
halang pandang
terangkan jarak
malam indah
rindu kutuai
mari rajut
waktu yg lepas
perpisahan
jangan terulang
kidung cinta
mari dendangkan
wahai mojang pasundan
sayang
hawa segar
tarian camar
aneka kembang
kayangan kita
kasi hias
sewajarnya
Senin, 29 Mei 2017
Dara Udara Sekar Samar
° ramuan : Bam 'Ndk
raganya nanar
terbakar rembulan spasi
serpihan nafas
tersungkur
di keranda awan
lagu gambus
nazar liar
kidung kuburan
sinden mayat
tahlil di bathin
dara udara
pukau indah
tegur darah
saudara kembarnya
berkelana
di alam jiran
harum magis
hawa mistis
sekar samar
halimun subuh
kasmaran ganjil
kilasan rasa
hamparan embun
sketsa jiwa
lengkungan pelangi
dara udara
raganya nanar
terbakar rembulan spasi
serpihan nafas
tersungkur
di keranda awan
lagu gambus
nazar liar
kidung kuburan
sinden mayat
tahlil di bathin
dara udara
pukau indah
tegur darah
saudara kembarnya
berkelana
di alam jiran
harum magis
hawa mistis
sekar samar
halimun subuh
kasmaran ganjil
kilasan rasa
hamparan embun
sketsa jiwa
lengkungan pelangi
dara udara
sekar samar
setaman bunga
wangi tujuh rupa
karya Dzat Perawan
aneka ragam
tercerna indra
nda' kasatmata
kenduri rindu
terendap
di hajatan angan
anugerah fana
bukan bangkai
di kunarfanya
kelelawar
pengawal bulan
dara udara
setaman bunga
wangi tujuh rupa
karya Dzat Perawan
aneka ragam
tercerna indra
nda' kasatmata
kenduri rindu
terendap
di hajatan angan
anugerah fana
bukan bangkai
di kunarfanya
kelelawar
pengawal bulan
dara udara
sekar samar
balada janggal
balada janggal
Minggu, 21 Mei 2017
Kembang Bathin Ronce Sukma
° ramuan : Bam 'Ndk
tengah aku bimbang
engkau datang
bawa oleh oleh
kembang bathin ronce sukma
senyuman kasihmu dik
guyuri dahagaku
indah belai sayangmu
elus rindu
sentuh haru
nikmati malam genit
temani cari duit
kisahkan rasa hati
usaikan terang sinar surya
semarak hari
atas hadirmu
benak_ku lapang
jiwaku tenang
perhatianmu dik
manjakan rasa
berat lepaskan
antar kau pulang
kau nginap di rumahku
walau sesingkat itu
bahagia ikut aku
seuntai kalung perak
kau tinggal
s'bagai gantimu
janji
kau kan datang lagi
wahai adik
kau kutunggu
semoga saja dik
duka
tak menampar kita
tengah aku bimbang
engkau datang
bawa oleh oleh
kembang bathin ronce sukma
senyuman kasihmu dik
guyuri dahagaku
indah belai sayangmu
elus rindu
sentuh haru
nikmati malam genit
temani cari duit
kisahkan rasa hati
usaikan terang sinar surya
semarak hari
atas hadirmu
benak_ku lapang
jiwaku tenang
perhatianmu dik
manjakan rasa
berat lepaskan
antar kau pulang
sebentar
tak sampai seminggukau nginap di rumahku
walau sesingkat itu
bahagia ikut aku
seuntai kalung perak
kau tinggal
s'bagai gantimu
janji
kau kan datang lagi
wahai adik
kau kutunggu
semoga saja dik
duka
tak menampar kita
Tuan & Nyonya 'Ndk
° ramuan : Bam 'Ndk
dari benihmu
aku hadir
dari rahim_mu
aku lahir
dua insani
pusaran nadi
untaian tangan
menyulam raga
beritahukan bertutur kata
ajarkan aku
melangkah satu
aku telah besar
adalah kasih
jiwa terelus
sayu hati
terima kasih
atas belaimu
gundah
perasaanku
kala kusadari
tanganku belum mampu
di atas tanganmu
kisruh
jiwaku
kala kudapati
warna memburam
di tanggamu
engkau lelaki
aku kagumi
aku kasihi
engkau wanita
sungkem padamu
ini hormatku
sembah sujudku
seorang ananda
aku kasihi
engkau wanita
sungkem padamu
ini hormatku
sembah sujudku
seorang ananda
Rentan
° ramuan : Bam 'Ndk
tangguhnya kepal
yg engkau ayunkan
merobohkan kelam
yg tempo hari
hampir membenamkan
kencangnya lari
yg engkau pacukan
habiskah hatimu
dan tak peduli lagikah
engkau
tertinggalnya jejak
kemerlap
kau suguhkan kini
itukah awal kemenanganmu
ataukah
itu akhir dari kelembutan
hatimu
mampukah engkau
memperhitungkan jawabannya
agar kami tak gentar
di akhir itu
dan di awalnya
bercak hitam
yg dulu
memang telah terhapuskan
sungguh ngeri dan nyeri
jika itu kambuh kembali
takutku
apabila warna asli kita
pudar
dengan hamparan cara
jika lengah
tangguhnya kepal
yg engkau ayunkan
merobohkan kelam
yg tempo hari
hampir membenamkan
kencangnya lari
yg engkau pacukan
habiskah hatimu
dan tak peduli lagikah
engkau
tertinggalnya jejak
kemerlap
kau suguhkan kini
itukah awal kemenanganmu
ataukah
itu akhir dari kelembutan
hatimu
mampukah engkau
memperhitungkan jawabannya
agar kami tak gentar
di akhir itu
dan di awalnya
bercak hitam
yg dulu
memang telah terhapuskan
sungguh ngeri dan nyeri
jika itu kambuh kembali
takutku
apabila warna asli kita
pudar
dengan hamparan cara
jika lengah
itu kan nyata
4 Nyawa Tua
° ramuan : Bam 'Ndk
bapak tua
mata lapis kaca
petik dawai kecapi papa
seruling
merintih pilu
ditiup lelaki
usia senja
suara ibu
menegur kalbu
alunkan tembang kota Kembang
di sela itu
bapak yg satu
gemetar
gesek biola kusam
4 nyawa tua
penjaja suara
buka arena di taman
depan palaguna
3 pengiring
seorang pesinden
sambung nyawa
dari mengamen
Tanggung
° ramuan : Bam 'Ndk
bulan
manis dan rupawan
kala kau ada
di kamarku
memandang lelapmu
dalam belaiku
nikmati desahan nafas
dendang beludru
kau terjaga
isyaratkan itu
usik hasrat
tuk sembahkan cumbu
kita giring malam
dalam pagutan
rintihan manja
gelitik nafsuku
hey mentari
ulur terbitmu
selimuti sinar bengismu
biarkan malam
panjangkan gelapnya
biarkan kami
menuntaskan kehangatan
cumbu rayu kami
masih tanggung
mentari sayang
bulan
manis dan rupawan
kala kau ada
di kamarku
memandang lelapmu
dalam belaiku
nikmati desahan nafas
dendang beludru
kau terjaga
isyaratkan itu
usik hasrat
tuk sembahkan cumbu
kita giring malam
dalam pagutan
rintihan manja
gelitik nafsuku
hey mentari
ulur terbitmu
selimuti sinar bengismu
biarkan malam
panjangkan gelapnya
biarkan kami
menuntaskan kehangatan
cumbu rayu kami
masih tanggung
mentari sayang
Sabtu, 20 Mei 2017
Jumat, 19 Mei 2017
Rangkailah
° ramuan : Bam 'Ndk
ma'afkan kasih
aku harus kembali
malam mulai tinggi
aku mohon diri
selamat bobo' kasih
mimpikan aku
resapi kecup mesraku
di jidatmu
kala engkau terbangun
di esok pagi
sambut cerah mentari
dengan riang hati
kasih simpan mimpimu
di bilik kalbu
jangan engkau paparkan
usah ceritakan
rangkailah
dengan indah
kembang tidurmu kasih
seindah sulaman kita
dihias figura cantik
kekasih
kutegaskan padamu
cinta kita bukan ilusi
walau tidurmu
ditabur mimpi
taukah kau kasih
maksud di hati
ku tak mau
mimpi indahmu
jadi kode judi
dewasa ini kasih
menjamur perumus mimpi
ingin jadi jutawan
lewat jaur hayalan
ma'afkan kasih
aku harus kembali
malam mulai tinggi
aku mohon diri
selamat bobo' kasih
mimpikan aku
resapi kecup mesraku
di jidatmu
kala engkau terbangun
di esok pagi
sambut cerah mentari
dengan riang hati
kasih simpan mimpimu
di bilik kalbu
jangan engkau paparkan
usah ceritakan
rangkailah
dengan indah
kembang tidurmu kasih
seindah sulaman kita
dihias figura cantik
kekasih
kutegaskan padamu
cinta kita bukan ilusi
walau tidurmu
ditabur mimpi
taukah kau kasih
maksud di hati
ku tak mau
mimpi indahmu
jadi kode judi
dewasa ini kasih
menjamur perumus mimpi
ingin jadi jutawan
lewat jaur hayalan
Kamis, 18 Mei 2017
Fantasi
° ramuan : Bam 'Ndk
andai menang undian
kan kubangun
rumah mewah
di sekeliling ada taman
dan dansa air pancuran
tiga orang koki
kugaji
tuk layani aku
tuk rawat rumahku
di ruangan tengah
kurancang bar pribadi mewah
kubeli meubel indah
kulkas video & tv
baby benz di garasi
buat nampang
tuk cari do'i
dara murni yg seksi
lamunan tingkat tinggi
seorang penganggur
tarif kerja tinggi
tak ada bakat jadi pencuri
cari nafkah susah
coba lari ke alam mimpi
sandarkan rejeki
di kertas kupon
ballpoint & notes
tak lekang dari kantong
kumpul di kedai kopi
turunkan rumus
bak profesor
tawamu nyaring
kala muncul
kepala & ekor
senyum_mu berbinar
bayangkan uang
andai menang undian
kan kubangun
rumah mewah
di sekeliling ada taman
dan dansa air pancuran
tiga orang koki
kugaji
tuk layani aku
tuk rawat rumahku
di ruangan tengah
kurancang bar pribadi mewah
kubeli meubel indah
kulkas video & tv
baby benz di garasi
buat nampang
tuk cari do'i
dara murni yg seksi
lamunan tingkat tinggi
seorang penganggur
tarif kerja tinggi
tak ada bakat jadi pencuri
cari nafkah susah
coba lari ke alam mimpi
sandarkan rejeki
di kertas kupon
ballpoint & notes
tak lekang dari kantong
kumpul di kedai kopi
turunkan rumus
bak profesor
tawamu nyaring
kala muncul
kepala & ekor
senyum_mu berbinar
bayangkan uang
LingLung
° ramuan : Bam 'Ndk
di keremangan lampu taman
seorang bocah tegak di tengah
setengah lingkaran orang
baju rombengan
alas kertas sobekan
berisi rumus
dilipat tak rapi
kode periode ini
orang orang tertawa
dengar celotehnya
ngomongnya lancar
bak orang besar
kampanye kursi jabatan
berapa saja
kode kujual
usah sayang
keluarkan uang
tuk raih hadiah besar
si bocah ingusan
terus berdiplomasi
tawarkan sambil jalan terpincang
kode terjual habis
kau meminjam pena
di kertas rokok
kau tulis angka
sambil berkomat kamit
bacakan mantra
bagaikan kakek kempot (ompong)
makan
setengah sebelas
si bocah pergi
berlenggak lenggok
tinting rejeki
di keremangan lampu taman
seorang bocah tegak di tengah
setengah lingkaran orang
baju rombengan
alas kertas sobekan
berisi rumus
dilipat tak rapi
kode periode ini
orang orang tertawa
dengar celotehnya
ngomongnya lancar
bak orang besar
kampanye kursi jabatan
berapa saja
kode kujual
usah sayang
keluarkan uang
tuk raih hadiah besar
si bocah ingusan
terus berdiplomasi
tawarkan sambil jalan terpincang
kode terjual habis
kau meminjam pena
di kertas rokok
kau tulis angka
sambil berkomat kamit
bacakan mantra
bagaikan kakek kempot (ompong)
makan
setengah sebelas
si bocah pergi
berlenggak lenggok
tinting rejeki
Kenangan Mungil
° ramuan : Bam 'Ndk
suara rinduku
bisikan sesuatu
ingin berkumpul kembali
bersenda gurau
dan berteka teki
merenda hari
dengan riang hati
di bangku teras
duduk berdua
mengisi malam
dengan cerita
diintip bulan
yg bergantung di langit
dan jarum waktu
tunjukan untuk pamit
kenangan mungil
namun bernas bagiku
berdiri kokoh
dalam ingatanku
bukan bohong manis
jika aku berkata
aku takut
kehilangan guraumu
kenangan itu
terindah bagiku
kan kujenguk
dan kurengkuh
dirimu
suara rinduku
bisikan sesuatu
ingin berkumpul kembali
bersenda gurau
dan berteka teki
merenda hari
dengan riang hati
di bangku teras
duduk berdua
mengisi malam
dengan cerita
diintip bulan
yg bergantung di langit
dan jarum waktu
tunjukan untuk pamit
kenangan mungil
namun bernas bagiku
berdiri kokoh
dalam ingatanku
bukan bohong manis
jika aku berkata
aku takut
kehilangan guraumu
kenangan itu
terindah bagiku
kan kujenguk
dan kurengkuh
dirimu
Langganan:
Komentar (Atom)






.jpg)





